jan20's Friends' blogs

Sepuluh Menit Menjadi Gelandang Jempolan

July 10, 2010 by FA. Triatmoko HS   Comments (0)

, ,

Siapa tak kenal Steven Gerrard, ikon klub sepakbola kota Liverpool? Atau Kaka, playmaker kebanggaan Brasil? Atau pemain terbaik dunia saat ini, Lionel Messi? Mereka semua adalah pemain sepabola kelas wahid. Memiliki teknik bermain sejago mereka, barangkali adalah idaman setiap pesepakbola. Namun, kadang kita juga harus realistis dengan kemampuan kita. Kita bisa jadi tidak mungkin akan mampu menjadi gelandang sehandal mereka. Tapi walaupun begitu, kita tak perlu berkecil hati. Sekelompok peneliti telah menemukan sebuah program intervensi psikologis yang bisa membantu kita menampilkan performa apik ketika bermain bola. Dan berita baiknya lagi, kita bisa menerapkannya sendiri dengan mudah!

Richard C. Thelwell dan koleganya melakukan studi terhadap efek intervensi psikologis pada pemain sepakbola yang berposisi sebagai gelandang. Dalam penelitian ini, mereka mengamati performa 3 pesepakbola dalam 3 komponen (mengumpan, sentuhan pertama/first touch, dan jegalan/tackle), pada 8 pertandingan kompetitif. Ketiga partisipan yang berusia antara 20-23 tahun dan biasa beroperasi sebagai gelandang di klubnya ini, diukur tingkat keberhasilannya dalam mengumpan, mengontrol bola pada sentuhan pertama, dan menjegal.
 
Sebelum 3 komponen itu diukur, mereka terlebih dulu diberikan 3 materi pelatihan psikologis, yaitu relaksasi, imagery dan self-talk. Pada materi pertama, partisipan dilatih melakukan relaksasi. Tujuannya adalah untuk membantu mereka meningkatkan kontrol diri, fokus, dan juga dalam membuat keputusan di lapangan. Setelahnya, partisipan dilatih untuk membayangkan diri berhasil melakukan umpan, mengontrol bola, menjegal dan juga mengambil keputusan. Latihan membayangkan ini dilakukan agar mereka termotivasi serta merasa kompeten dalam bermain. Materi ketiga yaitu self-talk. Partisipan dilatih untuk melakukan obrolan dengan diri sendiri dengan kata-kata positif dan menghindari kata-kata negatif. Tujuannya adalah untuk meningkatkan motivasi dan juga fokus pada pertandingan.
 
Ketika menjalani pertandingan, para gelandang itu mengaku mempraktikkan pengetahuan barunya. Hasilnya, ketiga pelatihan tersebut efektif dalam meningkatkan performa ketiga pemain selama babak kedua pertandingan, setidaknya dalam 2 komponen. Mereka mengalami peningkatan performa; mengumpan lebih tepat, mengontrol bola lebih baik, dan juga menjegal dengan berhasil. Selain itu, partisipan sendiri juga merasa mengalami peningkatan performa serta puas dengan pelatihan yang didapatnya itu.
 
Lalu, apa gunanya buat kita? Tentu saja jika kita ingin mencoba meningkatkan performa, kita bisa mencoba melakukan relaksasi, imagery, dan self-talk sebelum pertandingan. Coba luangkan waktu, 5-10 menit saja untuk diam, menegangkan otot, lalu lemaskan kembali dan nikmati kelegaan itu. Ulangi prosedur itu pada bermacam otot (mulai dari otot wajah, lengan, hingga ujung kaki). Juga, coba untuk membayangkan diri, dalam keadaan rileks, berhasil melakukan tugas sebagai gelandang (mengumpan, mengontrol bola dan menjegal). Dan terakhir, coba katakan pada diri sendiri bahwa kita bisa melakukan tugas-tugas tersebut. Gunakan kata-kata positif seperti “saya akan mengumpan dengan tepat sasaran” atau “saya akan mengontrol bola dengan baik”, bukan “saya tidak ingin gagal mengumpan” . Nah, mudah bukan? Hanya butuh waktu sebentar dan tentunya mudah dilakukan.
 
Selanjutnya, saatnya kita keluar menuju lapangan dan mulai menendang

~ baca juga di Daily Psychology.



0/5 stars (0 votes)

untuk yang sedang mengerjakan skripsi/thesis/disertasi

February 4, 2010 by Andreas Febrian   Comments (3)

, , , ,

Dear all, 

Mudah-mudahan ini bermanfaat.
Pernah membuat laporan terus akhirnya jadi kurang fokus isinya karena banyak gangguan, seperti ukuran font, warna, margin, ukuran gambar, dan lainnya? 
Pernah kesal karena gambar kurang ditengah atau posisi tidak mengikuti isi laporan? 
Pernah bingung karena ada banyak aturan tapi tidak ada template yang bisa digunakan? 
Pernah frustasi karena aplikasi word processing yang digunakan terlalu banyak sotoy? 
Tidak usah khawatir lagi, Latex dan template bisa membantu membantu. 
Apa itu Latex? Coba buka http://www.latex-project.org/ 
Banyak lhooo yang menggunakan Latex diluar sana. Untuk penulisan makalah, journal, atau buku. 
Dalam dunia akademis dan publikasi, Latex sangat digemari. Coba lihat IEEE. 
Apa enaknya? Kalau untuk saya: 
  1. Link dalam dokumen bisa di klik termasuk referensi. 
  2. Lebih fokus dalam isi laporan alih-alih bentuk laporan. 
  3. Ada banyak automatisasi, seperti untuk penomoran gambar atau referensi. 
  4. Buat laporan seperti membuat HTML. 
Setidaknya itu yang saya rasakan waktu menggunakan Latex untuk membuat laporan Skripsi, makalah untuk kuliah, dan terakhir untuk laporan thesis. 
Kemarin di lab 3310 di Fasilkom, ada 2 orang yang menggunakan Latex untuk laporan akhir. Agar tidak tersia-sia, laporan yang sudah jadi itu dibongkar sedikit dan kami rapihkan. Hasilnya adalah template Latex yang saya attach disini. Template ini sederhana dan bisa langsung digunakan .
Hasil template dan cara menggunakannya dapat dilihat dalam dokumen PDF yang di 
Kapan lagi ber-Latex?
Semoga bermanfaat ^_^



5/5 stars (2 votes)

Psikologi Orang Berdasarkan Aktivitas Browsing Internet

November 15, 2009 by Fariz "The Un-unbeatable" Darari   Comments (2)

todo: bikin body :p



0/5 stars (0 votes)

Manusia Tercepat Adopsi Hewan Tercepat

November 3, 2009 by Gladhi Guarddin   Comments (1)




Nairobi - Sprinter asal Jamaika Usain Bolt diakui sebagai manusia tercepat di dunia. Nah, bagaimana ceritanya bila manusia tercepat ini mengadopsi seekor cheetah, hewan tercepat di dunia?

Bolt pada hari Senin (2/11/2009) mengadopsi seekor bayi cheetah berusia tiga bulan di Nairobi, Kenya. Cheetah kecil yang lalu diberi nama Lightning Bolt itu ditinggalkan oleh induknya di sebuah area perburuan di Kenya.

Tindakan Bolt ini adalah sebuah bentuk dukungan sprinter 22 tahun itu kepada upaya konservasi lingkungan yang tengah digencarkan di Kenya.

Dilansir ESPN, Bolt membayar uang 13.700 dolar AS untuk mengadposi cheetah itu dan akan memberikan biaya perawatan sebesar 3.000 dolar AS per tahun untuk merawat Lightning Bolt yang akan dibesarkan di sebuah tempat konservasi di Nairobi.

Selain Bolt, turut berpartisipasi dalam acara sosial itu adalah Colin Jackson, mantan juara Olimpiade nomor lari gawang 110 m putra dan Jochen Zeitz, bos perusahaan apparel asal Jerman, Puma.

Bolt memulai kunjungannya di Kenya sejak Jumat (29/10). Juara Olimpiade 2008 itu mengaku ingin melihat-lihat kekayaan alam liar Kenya, tapi mengurungkan niatnya karena ia mengaku takut pada singa.

Nah, ketakutan Bolt terhadap kucing-kucing besar itu menimbulkan kejadian menarik saat ia diminta untuk berfoto dengan seekor cheetah dewasa bernama Sharon bersama PM Kenya Raila Odinga.

Bolt awalnya enggan untuk melakukan sesi foto itu dan malah meminta Zeitz yang melakukannya. Namun setelah melihat bahwa Sharon tampak jinak, Bolt akhirnya mau juga berfoto.

Setelah berani berfoto dengan Sharon, Bolt lantas terlihat menggendong Lightning Bolt, mengelusnya dan memberinya susu. Sudah tak takut pada kucing besar lagi, Bolt? "Tadinya iya, tapi sekarang sudah tidak," senyum lebar Bolt.

( arp / krs ) (www.detik.com)



5/5 stars (1 votes)

rms speech di PSJ UI

October 30, 2009 by kusut   Comments (5)

, ,

ini review rms speech di PSJ UI 29 oktober 2009
http://kusut.web.id/2009/10/rms/



4.5/5 stars (2 votes)

testing format tulis blog di sini

October 28, 2009 by Dias   Comments (3)

ini adalah sebuah kalimat.
coba kalimat lagi.

lagi
dan lagi
dan lagi

coba juga blockquote-nya, masih bisa dalam susunannya? ataukah menumpuk seperti yang lalu?

coba kalimat ini tercoret (strikethrough).
apakah bold? ataukah italic? dan underline?
 



5/5 stars (1 votes)

rilis gnewsense berikutnya

October 27, 2009 by kusut   Comments (0)

, , , ,

ini post tentang rilis gnewsense berikutnya di blog gw
http://kusut.web.id/2009/10/metad-news/



0/5 stars (0 votes)

Persahabatan VS Permusuhan

October 27, 2009 by Uswah Hadi   Comments (0)

sahabat jangan jadikan diriku cambuk bagimu....to be continue



0/5 stars (0 votes)

Kapan Tiba Di Kampus UI?

October 22, 2009 by Rahmat M. Samik-Ibrahim   Comments (3)

Toko Besi Khusus Beton "Mega Baja" berada di sebelah kiri Jalan Raya Lenteng Agung arah menuju kampus Universitas Indonesia, Depok. Posisi toko ini persis di tempat penyempitan empat jalur menjadi tiga jalur, sehingga banyak kendaraan yang agak memperlambat laju kendaraannya.
Yang membuat toko ini lain dari yang lain ialah sebuah jam digital raksasa yang mudah terlihat bagi yang melintas. Anehnya, jam digital tersebut sekitar 25 menit lebih cepat dari seharusnya. Menurut sumber yang tidak dapat dipercaya, maksud pemajuan jam tersebut ialah memberi tahu, KIRA-KIRA KAPAN ANDA AKAN TIBA DI KAMPUS UNIVERSITAS INDONESIA. Demikianlah, adanya.revisi 09.10.22-01
URL:  http://rahmatm.samik-ibrahim.vlsm.org/2009/10/kapan-tiba-di-kampus-ui.html  



5/5 stars (2 votes)