November 2015

Pengertian HAM

November 29, 2015 by M ADI NUGROHO   Comments (0)

 

Pengertian HAM (Hak Asasi Manusia)

Landasan HAM tersebut menjadi cikal bakal hadirnya keadilan dan keberadaban, menyatukan perbedaaan tanpa membeda-bedakan antar agama, ras, suku, dan bangsa. Pernyataan ini juga mendapat dukungan dari para ahli sehingga memberikan beberapa pengertian HAM menurut para ahli, berikut pengertian HAM menurut para ahli:

1. Pengertian ham menurut JOHN LOCKE

JOHN LOCKE mengartikan HAM ialah suatu hak yang dihadiahkan oleh Tuhan yang bersifat kodrati dimana hak asasinya tidak pernah dan tidak dapat dipisahkan dari hakekatnya, sehingga hak asasi merupakan sesuatu yang suci dan mesti dijaga.

2. Pengertian ham menurut DAVID BEETHAM dan Kevin BOYLE

Pengertian ham menurut david beetham dan kevin boyle adalah suatu kebebasan yang fundamental dan memiliki keterhubungan dengan kapasitas manusia dan kebutuhan manusia.

3. Pengertian ham menurut C. de Rover

Pengertian ham menurut C. de Rover adalah hak hukum yang sama kepada setiap manusia baik miskin maupun kaya, perempuan atau laki-laki. Walaupun hak-hak yang telah mereka langgar akan tetapi ham mereka tetap tidak dapat dihilangkan. Hak asasi adalah hukum, yang mesti terlindungi dari aturan nasional agar semuanya terpenuhi sehingga ham dapat ditegakkan, dilindungi dan dijunjung tinggi.

4. Pengertian ham menurut Frans Magnis Suseno

Pengertian ham menurut frans magnis suseno adalah ham penjaga martabat kemanusiaan, manusia memiliki ham karena dia manusia

5. Pengertian ham menurut Miriam Budiarjo
Ham merupakan hak-hak asasi manusia yang pada dasarnya dimiliki oleh setiap manusia dari lahir dan kehadirannya dalam masyarakat.

6. Pengertian ham menurut Oemar Seno Adji

Beliau mengartikan ham adalah hak yang telah melekat bersama martabat kemanusiaan, dimana hak-hak inilah yang tidak boleh dilanggar oleh siapapun.

7. Pengertian ham menurut G.J Wolhos

HAM adalah sejumlah hak yang telah mengakar dan melekat dalam diri manusia, hak-hak inilah yang tidak boleh dihingkan, karena menghilangkan HAM sama saja anda menghilangkan derajat kemanusiaan itu.

Dari sekian banyak pengertian ham menurut para ahli yang diatas maka kita dapat memberikan kesimpulan bahwa HAM merupakan sesuatu yang paling mendasar dalam diri manusia yang tak ada satu orang pun yang bisa menghilangkan dan merusaka Ham, ketika anda menginginkan melepaskan diri dari HAM maka anda sama saja tidak menghargai derajat kemanusiaan.

8. Pengertian ham menurut Leah Kevin bahwa konsepsi tentang hak-hak asasi manusia mempunyai dua makna dasar. Yang pertama ialah bahwa hak-hak hakiki dan tak terpisahkan menjadi hak seseorang hanya karena ia adalah manusia. Hak-hak itu merupakan hak-hak moral yang berasal dari keberadaannya sebagai manusia dari setiap umat manusia. Makna kedua dari hak-hak asasi manusia adalah hak-hak hukum, baik secara nasional maupun internasional

9. Pengertian ham menurut komnas HAM adalah “Hak Asasi manusia mencakup segala bidang kehidupan manusia, baik sipil, politik, maupun ekonomi, sosial dan kebudayaan. Kelima-limanya tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Hak-hak asasi politik dan sipil tidak ada artinya apabila rakyat masih harus bergelut dengan kemiskinan dan penderitaan. Tetapi, dilain pihak, persoalan kemiskinan, keamanan dan lain alasan, tidak dapat digunakan secara sadar untuk melakukan pelanggaran hak asasi manusia dan kebebasan politik serta sosial masyarakat. .. Hak asasi manusia tidak mendukung individualisme, melainkan membendungnya dengan melindunginya individu, kelompok dan golongan , ditengah-tengah kekerasan kehidupan modern. Ham merupakan tanda solidaritas nyata suatu bangsa dengan warganya yang lemah.



5/5 stars (1 votes)

Sejarah Singkat Pramuka Indonesia

November 29, 2015 by M ADI NUGROHO   Comments (0)

Scouting yang di kenal di Indonesia dikenal dengan istilah Kepramukaan, dikembangkan oleh Lord Baden Powell sebagai cara membina kaum muda di Inggris yang terlibat dalam kekerasan dan tindak kejahatan, beliau menerapkan scouting secara intensif kepada 21 orang pemuda dengan berkemah di pulau Brownsea selama 8 hari pada tahun 1907. Pengalaman keberhasilan Baden Powell sebelum dan sesudah perkemahan di Brownsea ditulis dalam buku yang berjudul “Scouting for Boy”.

Melalui buku “Scouting for Boy” itulah kepanduan berkembang termasuk di Indonesia. Pada kurun waktu tahun 1950-1960 organisasi kepanduan tumbuh semakin banyak jumlah dan ragamnya, bahkan diantaranya merupakan organisasi kepanduan yang berafiliasi pada partai politik, tentunya hal itu menyalahi prinsip dasar dan metode kepanduan.

Keberadaan kepanduan seperti ini dinilai tidak efektif dan tidak dapat mengimbangi perkembangan jaman serta kurang bermanfaat dalam mendukung pembangunan Bangsa dan pembangunan generasi muda yang melestarikan persatuan dan kesatuan Bangsa.

Memperhatikan keadaan yang demikian itu dan atas dorongan para tokoh kepanduan saat itu, serta bertolak dari ketetapan MPRS No. II/MPRS/1960, Presiden Soekarno selaku mandataris MPRS pada tanggal 9 maret 1961 memberikan amanat kepada pimpinan Pandu di Istana Merdeka. Beliau merasa berkewajiban melaksanakan amanat MPRS, untuk lebih mengefektifkan organisasi kepanduan sebagai satu komponen bangsa yang potensial dalam pembangunan bangsa dan negara.

Oleh karena itu beliau menyatakan pembubaran organsiasi kepanduan di Indonesia dan meleburnya ke dalam suatu organisasi gerakan pendidikan kepanduan yang tunggal bernama GERAKAN PRAMUKA yang diberi tugas melaksanakan pendidikan kepanduan kepada anak-anak dan pemuda Indoneisa. Gerakan Pramuka dengan lambang TUNAS KELAPA di bentuk dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 238 Tahun 1961, tanggal 20 Mei 1961.

Meskipun Gearakan Pramuka keberadaannya ditetapkan dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 238 tahun 1961, namun secara resmi Gerakan Pramuka diperkenalkan kepada khalayak pada tanggal 14 Agustus 1961 sesaat setelah Presiden Republik Indonesia menganugrahkan Panji Gerakan Pramuka dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 448 Tahun 1961. Sejak itulah maka tanggal 14 Agustus dijadikan sebagai Hari Ulang Tahun Gerakan Pramuka.

Perkembangan Gerakan Pramuka mengalami pasang surut dan pada kurun waktu tertentu kurang dirasakan pentingnya oleh kaum muda, akibatnya pewarisan nilai-nilai yang terkandung dalam falsafah Pancasila dalam pembentukan kepribadian kaum muda yang merupakan inti dari pendidikan kepramukaan tidak optimal. Menyadari hal tersebut maka pada peringatan Hari Ulang Tahun Gerakan Pramuka ke-45 Tahun 2006, Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono mencanangkan Revitalisasi Gerakan Pramuka. Pelaksanaan Revitalisasi Gerakan Pramuka yang antara lain dalam upaya pemantapan organisasi Gerakan Pramuka telah menghasilkan terbitnya Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang GERAKAN PRAMUKA.



5/5 stars (1 votes)

Sejarah Bola Voli

November 24, 2015 by M ADI NUGROHO   Comments (0)

,

Sejarah Bola Voli

Seperti yang kita tahu dalam sejarah bola voli dimana bola voli ditemukan oleh seorang pembina pendidikan jasmani yang bernama William G. Morgan pada tahun 1895 di Massachusetts, Amerika Serikat. Morgan adalah seorang pembina pendidikan jasmani pada YMCA atau Young Men Christian Association. Pada awal ditemukanya permainan bola voli, permainan ini diberi nama "Minonette" dan awal tujuan dari penemuan permainan bola voli ini untuk mengembangkan kebugaran dan kesehatan jasmani para buruh disana. Lalu pada tahun 1896 permainan Minonette ini berubah nama agar permainan tersebut bisa dipertandingkan sehingga nama Minonette diganti dengan nama "Volley Ball" atau dalam bahasa Indonesianya disebut "Bola Voli" - wikipedia -
nah lalu bagaimana dengan sejarah perkembangan bola voli di Indonesia? simak ulasan singkat berikut ini

Sejarah Perkembangan Bola Voli Di Indonesia

Sejarah Bola Voli
Sejarah Perkembangan Bola Voli Di Indonesia dimulai pada tahun 1982 ketika pada zaman penjajahan belanda. Indonesia baru mengenal permainan bola voli pada saat didatangkanya guru-guru pendidikan jasmani dari negeri Belanda untuk mengembangkan olahraga umum dan bola voli di Indonesia. Namun, disamping guru-guru pendidikan jasmani tersebut, tentara belanda juga turut adil dalam pengembangan bola voli di Indonesia ini dengan bermain di asrama-asrama, dilapangan terbuka dan juga mereka mengadakan pertandingan bola voli antar kompeni-kompeni belanda sendiri. 
Permainan bola voli di Indonesia berkembang sangat pesat diseluruh lapisan masyarakat Indonesia, sehingga pada saat itu juga muncul klub-klub bola voli di kota besar di seluruh Indonesia. Lalu dengan dasar peristiwa itulah terbentuklah PBVSI atau Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia pada tanggal 22 januari 1955 yang didirikan di Jakarta dan bersamaan dengan diadakanya kejuaraan nasional yang pertama
Sejak saat itu, PBVSI aktif dan mengembangkan kegiatan-kegiatan, baik ke dalam maupun ke luar negeri sampai sekarang. Perkembangan bola voli di Indonesia menjadi sangat menonjol pada saat menjelang Asian Games IV pada tahun 1962 dan Ganefo I pada tahun 1963 di Jakarta, baik untuk kategori pria maupun wanita. 
Pertandingan Bola Voli masuk acara resmi di Jakarta dalam PON II pada tahun 1952 dan POM I di Yogyakarta pada tahun 1951. Dan setelah tahun 1962, perkembangan bola voli sangat pesat dengan munculnya banyak klub-klub bola voli di seluruh pelosok tanah air. Hal ini diperkuat dengan bukti hasil dari data-data peserta pertandingan dalam kejuaraan nasional, PON dan pesta olahraga lainya di Indonesia
Untuk prestasi dari perbola-volian indonesia, PBVSI telah mengirimkan tim bola voli junior di kejuaraan dunia di Athena, Yunani pada tanggal 3 - 12 september tahun 1989.
Nah mungkin penjelasan singkat ini dulu untuk Sejarah Perkembangan Bola Voli Di Indonesia
Mungkin ini saja yang dapat saya sampaikan dalam artikel yang berjudul Sejarah Perkembangan Bola Voli Di Indonesia ini, untuk pembahasan tentang materi bola voli lainya akan dilanjutkan di artikel artikel berikutnya. terimakasih sudah membaca artikel tentang sejarah bola voli ini. sampai jumpa di artikel berikutnya



5/5 stars (1 votes)

Fakta Unik Tato Suku Dayak

November 23, 2015 by M ADI NUGROHO   Comments (0)

Tato Suku Dayak

1. Tato menunjukan status sosial orang Dayak-misal pemburu ditato gambar binatang, ketua adat ditato bintang.

2. Jika suatu saat kamu bertemu dengan seorang suku dayak dengan tato disekitar jari tangan, selamat, kamu beruntung, suku dayak dengan tato dijari tangan berarti dia suka menolong

3. Semakin banyak tato didekat jari tangan suku dayak menunjukan dia ahli dalam pengobatan

4. Suku dayak pun memiliki tradisi traveling, setiap kampung memiliki motif tato yang berbeda, oleh sebab itu banyaknya tato ditubuh seseorang menunjukan banyaknya kampung dayak yang telah dikunjungi – jarak antar kampung bisa ratusan kilometer, biasanya disusuri melalui sungai menggunakan perahu selama berbulan-bulan.

5. Bangsawan suku dayak memiliki tato khusus, yaitu tato burung enggang, burung endemik Kalimantan yang dikeramatkan

6. Pada zaman dahulu, seorang suku dayak yang memiliki prestasi memenggal kepala musuh lebih banyak dari yang lain, berhak mendapat tato spesial di pundak kanannya jika keberaniannya tergolong “luar biasa”, dan pundak kiri jika keberaniannya “biasa” saja – di zaman sekarang mungkin mirip dengan seorang prajurit yang mendapat bintang penghargaan.

7. Pada umumnya, perempuan suku dayak hanya mentato pada bagian kaki dan tangannya saja, sementara laki-laki bisa pada semua bagian tubuhnya

8. Perempuan mentato kaki dan tangannya agar terhindar dari roh jahat

9. Pada beberapa sub suku dayak, perempuan dengan tato yang lebih sedikit dianggap memiliki derajat yang lebih rendah dari perempuan dengan tato lebih banyak

10. Perempuan suku dayak baru boleh ditato setelah mengalami haid pertama

11. Selama proses pembuatan tato seorang perempuan suku dayak, semua pria anggota keluarga tak boleh keluar rumah samasekali, agar tak terkena musibah.

12. Perempuan suku dayak di bagian paha menandakan bahwa dirinya memiliki status sosial yang sangat tinggi.

13. Alat pembuatan tato suku dayak adalah duri pohon jeruk, sementara warna hitamnya didapatkan dari jelaga periuk

14. Jika menemukan tato berwarna-warni di daerah Kalimantan sana bisa dipastikan itu bukan tato suku dayak

15. Anthony Kiedis, vokalis band Amerika Red Hot Chilli Peppers rela berjuang menerjang lebatnya hutan Kalimantan demi mendapat tato suku dayak asli.

16. Tato tradisional suku dayak, bersama dengan tato suku mentawai diyakini sebagai tato tertua di dunia dan diakui sebagai salah satu kiblat dalam dunia tato profesional



5/5 stars (1 votes)