January 2016

Mengenal Taaruf

January 5, 2016 by M ADI NUGROHO   Comments (0)

Dalam bahasa taaruf bisa bermakna mengenal' atau 'tahu satu sama lain'. Asal-usulnya berasal dari akar kata ta'aarafa. Seperti ini sudah ada di dalam Al Qur'an.Melihat hanya Firman Allah (berarti),

“Hai manusia sesungguhnya kami telah menciptakan kalian dari seorang pria dan seorang wanita, lalu menjadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kalian saling mengenal (ta’arofu) …” (QS. Al Hujurat: 13).




Li ta'aarafuu berkata dalam mengandug teks ini berarti bahwa, awalnya tujuan Tuhan dan segenap ciptaan itu bahwa kita adalah semua saling mengenalyang satu terhadapyang lain. Jadi secara umum, dapat berarti ta'aruf tahu satu sama lain. Dengan ta'arufbahasa yang jelas merupakan upaya beberapa orang untuk mengenal satu sama lain.

Jadi, sebuah kata yang mirip dengan ta'aruf makna 'berkenalan' dalam bahasa kita.Setiap kali kita berkenalan dengan seseorang, apakah itu tetangga kita, orang-orangbaru atau sesama penumpang di dalam kendaraan umum misalnya, bisa disebutsebagai ta'aruf. Jenis direkomendasikan Ta'aruf dengan siapa saja, terutama dengansesama muslimuntuk mengikat hubungan persaudaraan. Tentu ada batas-batas yangharus diperhatikan jika perkenalan yang terjadi antara dua orang dari lawan jenis: laki-laki dengan perempuan. Untuk itu Muslim telah dianjurkan menegakkan jilbab wanitaMuslim, yang tidak hanya berarti sepotong pakaian bahwa penutup kurung tubuhNya dari pandangan orang-orang yang bukan mahram, tetapi juga melindungi nyahubungan dengan lawan jenis tidak diizinkan syari'ah dan syal. Contoh pedoman yangtidak akan diperbolehkan ini tandem atau Syari'at bercampur-baur antara beberapajenis orang di satu tempat berbauran, pergi dengan pria yang bukan mahram, danberbagai hal lainnya dilarang syariat. Semua itu tidak secara otomatis menjadi halalketika diatasnamakan ta'aruf.

Ta'aruf atau merekomendasikan pengenalan islam dalam batas-batas yang tidakmelanggar aturan islam itu sendiri. Jika pertanyaan makan, minum dan berpakaianhanya islam memiliki aturan yang harus disimpan, misalnya, bukan hanya makan danminum adalah halal, dan tidak hanya ada pakaian dapat dipakai, maka untuk hal-hallain yang lebih kompleks islam adalah pasti juga memiliki aturan. Panduan etiket,Etiket, Etiket berkenelan mendapatkan untuk mengetahui sesama muslim, jugamemiliki aturan yang harus dipatuhi. Jadi jangan dibingungkan antara bahwaargumen berkenalan dengan sesama muslim atau tahu larangan-larangan agamatentang proses berkenalan. Ketika selesai, maka itu adalah sama dengan bingungantara makanan halal dengan najis, dengan bukti karena manusiahidup harus makan,dan bahwa makan minum dapat dilakukan di luar puasa.

Kemudian dalam proses pengenalan makna khusus dibandingkan pria atau wanitadipilih sebagai pasangan sering juga disebut sebagai ta'aruf. Sebagai istilah ta'arufgratis tentu saja nilai, sampai ada hal-hal yang berisi aplikasi dari hal-hal yangdirekomendasikan atau diperlukan, atau sebaliknya, itu adalah justru hal-hal yangtidak baik atau terlarang. Sejauh yang kita tahu, frase ta'aruf ini tidak pernahdisebutkan secara khusus sebagai sebuah istilah yang berarti perkenalanmenakjubkan antara dua jenis orang yang ingin menjelajahi pertandingan sebelummenikah. Karena tidak ada penggunaan istilah yang sama untuk makna, kemudian lagikata masih gratis ta'aruf suara. Dan karena ini adalah nilai bebas, maka aplikasi ini bisaditarik ta'aruf trade-off menjadi nilai-nilai yang dianjurkan atau bahkan diwajibkan,atau sebaliknya, sehingga menjadi nilai yang dilarang dan dilarang.



0/5 stars (0 votes)